Mar 6, 2011

backpacking day TWO

Ya ampunnnn ini udah jadi draft untuk beberapa minggu. LUAR BIASA malasnya sayaaa menekan icon ‘publish’!

Hell-o. Postingan lanjutan dari yang kemaren tertunda beberapa saat akibat banyaknya sekali yang harus dikerjakan, yaitu: berkangen2an ria :P Dilanjut yaaaaa.. I’ll tell you abot the second day dan seterusnya dalam misi perbackpackingan gw dan temen2 gw di negara tetangga.

Hari kedua, January 31th 2011. Bangun dengan keadaan tidak rela untuk bangun diakibatkan oleh dinginnya kamar dan gelapnya kamar, well ga ada jendela keluar yang bisa menghubungkan kamar kita, which is nomer 13, dengan peradaban matahari. Bangun jam 9. Teman bangun tidur hanya 3 orang (maya, ussi, nanda), lainnya masih di dunianya masing2. Keluar kamar, nengok ke sebelah kiri, wihhhhhh ujan deressss mennn… Ga terberkati banget kayaknya liburan kita. Dari pertama menginjakkan kaki di Changi aja udah ujan. Lupakan hujan, it’s time to sarapan FREE. Ambil sarapan donggg langsung, takut keabisan. Makan deh roti dengan selai seadanya (jeruk, gula, mentega, creamer). Tapi not bad ko. Ada toasternya juga. Minum tinggal pilih, teh apa kopi. Semuanya bisa ambil semaunya. Tapi mengingat masih ada bejibun orang di kamar gw yang masih terlelap di bawah pelukan selimut hostel, ga tega gw ambil roti sampe begah. Makan 4 biji roti, bikin kopi satu gelas sama teh satu gelas. Enaknya di sini, disediain tempat makannya juga. Tinggal pilih mau di teras belakang apa depan. Karena tamu hostel yang lainnya kayak2nya udah selese sarapan semua, terbukti karena teras depan sama belakang sama2 sepi, kita bertiga makan2 di teras depan sambil mencoba mengenali lingkungan sekitar hostel. Preeeet. Sambil ngawasin ujan juga kapan kira2 berhentinya. Selesai makan, mandi dan internetannnnn! Hahaha bergunaaaaaa banget liburan saya di sana jauh2 Cuma buat menghabiskan waktu di depan komputer. Dan ini berlangsung sampe jam setengah 1 siang, sampe ujan berhenti, well sedikit berhenti.



coffee, anyone? azikkk gaul bet dah ah! preketek!




The Full Team ready to hit the city!

Ujannya selese, semuanya sudah siap, berjalan menyerbu Bugis nyari brunch. Di seberang Bugis Junction ketemu Burger King, pake mikir sambil ngitung2 duit, akhirnya memutuskan buat having brunch there. Kenyang, masuk ke kerumunan di Bugis Street. Memutuskan tidak membeli banyak karena katanya di Little India banyak barang yang lebih murah. Selesai dengan Bugis Street, kita sepakat buat JALAN KAKI ke Little India. Yes, dari Bugis lohhhhh.. Pede dongggg karena ada peta. Sesering2nya gw ke Singapore, tapi gw ga pernah ke daerah Little india dan mendengar cerita temen2 saya yang mengagumi kedahsyatan belanja di Mustafa, saya penasaran dan membawa rombongan ke sana. Kita jalannnnn sampe gatau itu di daerah mana, melihat Lasalle College di seberang jalan, tercengang melihat betapa keren dan modisnya gedungnya Lasalle.




Queen St, where's the Little India??



Gedung Kuliah Macam Apa Iniiiiiiiiiiii!

Masih lanjut jalan sampe akhirnya nyampe di daerah Little India. Tanya2 Mustafa di daerah mana, ternyata harus masih jalaaaaaan jauhhhh. Petunjuk orang Indianya di suruh lurus terus. Lurus terus sampe mabok, ga nemu2. Eh ngeliat tempat ibadahnya orang India, masuk deh karena penasaran. Foto2, dan ternyata ada acara upacara susu. Haha gatau upacara apa, tapi semua orang bawa susu terus dimasukkin ke satu tempayan buesaaaaaaar, terus ada yang main musik juga, yg nari aca-aca juga, ada pilar2 khas film india, ada Sharukh Kahn, well banyak Sahrukh Khan. Hahaha ga segitunya sih. Yada yadaaaaaa kita bosan, keluar deh melanjutkan pencarian gedung yang bernama Mustafa.



Upacara Susu. Well, jangan mengharapkan susu dari buah dada ketiga orang ini..



The .. Kuil or something yang berbau2 india nehi nehi..

Dan, NYAMPE! Oh Mustafa. Diputuskan untuk mencar karena Mustafa itu gedeeeee. Nonsense kalo bareng2 terus. Janjian jam setengah 6 di depan Mustafa. Masuk dan mencar. Well ternyata Mustafa tidak semenarik itu. Well, dahsyat memang. Dahsyat kalo dijadiin tempat ibu2 belanja, keluarga belanja.. Mustafa: suatu gedung untuk menjual berbagai macam barang yang ada di dunia. Groceries Shopping, belanja baju2 model itc, alat2 olahraga, mainan, kain2 bahan, ah mungkin kalo nyari kantong doraemon, pasti ketemu di salah satu pojokan di Mustafa. Saya putuskan untuk membeli 3 kotak cokelat. Dan end up menunggu jam setengah 6 di luar Mustafa, di toko 3 for S$10. Toko yang banyak bertebaran di Bugis juga. Hahaha.. Jauh2 JALAN KAKI ke Little India ujung2nya 3 for S$10 :) Nyampe di toko itu ternyata oh ternyata anak2 juga escape dari Mustafa dan memilih ke tempat ini. Hahaha..


THIS IS IT!!!!!

Berhubung jam setengah 6 masih lama banget, pasukan mulai berguguran satu demi satu. Samid Maya memilih pulang ke hostel, sisanya menunggu jam setengah 6 (jam kumpul menurut perjanjian) dan lanjut ke Orchard! Woohoooo.. Ke MRT terdekat dan takjub karna kita udah di jalur ungu. Buat ke Orchard, kita transit di Dhoby Gaut dan di sinilah saudara2.. BELA HILANG! Hilang karena sok2an menjadi Singaporeian! Berheadset ria, jalan sendiri misah seakan2 dunia hanya miliknya.. Tapi hilangnya Bela tidak menjadi alasan untuk menghentikan langkah kita ke Orchard. Kita percaya, nyawa Bela ada di tangan Tuhan. Haha..

LALU sampailah di Orchard dengankaki yang sudah gempor. Menemukan Cotton On dimana adalah surga bagi kami para wanita. Menghabiskan waktu lebih dari setengah jam tanpa mempedulikan pria-pria yang udah mati gaya nungguin di luar. Eh iya, Cotton On ada di exit yang mau ke Lucky Plaza. Di Orchard itu judulnya menemani Alan belanja, dan menemani anak2 makan. Haha siaaaaal, saya jadi turis miskin di sana. Jadi kalo udah makan SIANG, ya ga makan malem. Kalo maunya makan malem, ya ga usah makan siang. NYAM! Eh iya, nemenin Alan yang notabene belanja SENDIRI ini bisa makan waktu sejam sendiri lohhh.. LUAR BIASA memang saudara Alan. Bagaimana cara membunuh waktu sejam ini? Berhubung Alan belanja di Levi’s Lucky Plaza yang posisinya ada di atas, kita berdiri dengan indahnya di depan Levi’s dan melihat ke bawah, menilai setiap orang yang lewat. Asli fashion police wannabeeeeee! Dan kesimpulan dari kami adalah, gilaaaa bodynya cewe2 Singapur mantap2.. Hampir jarang ada yang lebar. Hampir jarang ada yang pendek. Semuanya stylish luar biasa dengan cara jalan one line yang dahsyat kecepatannya. LUAR BIASA!



Orchard on night.. well, house of condmom on night :)

Setelah puas menikmati malamnya Orchard, kembalilah kita ke hostel tercinta. Kalo biasanya kita stop di Bugis station, kali ini kita nyoba buat berhenti di Lavender dan menimbulkan NYASAR! Haha well gw yang menyasari mereka sih. Abisan di peta kayaknya lebih deket dr Lavender timbang dari Bugis. Tapi nyasarnya ini takes time yang membuat sama aja diitung2 kalo stop di bugis.zzz. Bingung mau keluar dimana. Keluar tanya supir bus katanya ke Victoria St. harus pake cab. Hahaha udah ga makan malem, sekarang mesti bayar cab jg. OGYAAAAH.. akhirnya berusaha sendiri dan HAHA menemukan titik terang! Sampe di hostel dengan kaki yang LUAR BIASA pegelnyaaaaaaaa..

Nyampe di hostel tidak ada pesta miras seperti malam pertama. Teler semua kayaknya. Tepar! Tapi tidak lupa memaksimalkan fasilitas hostel buat YM-an dan kabar2an sama yang merana ditinggal di Malang

Sampai jumpa pada hari yang ketiga…